Lompat ke konten

5 Petunjuk Investasi di Koperasi Simpan Pinjam

Niat hati ingin liburan, tapi dana terbatas. Kalau buka usaha, masih belum menemukan usaha dan pasar yang pas. Mau coba main-main di saham, tapi kok belum punya pengetahuan yang cukup. Duh jadi galau. Enaknya, dana yang ada dialokasikan ke mana ya? Hm, gimana kalau coba investasi di Koperasi Simpan Pinjam, aja?

Memangnya, koperasi simpan pinjam aman untuk menyimpan dana? Lalu, bagaimana cara memilih dan memastikan koperasi yang sehat agar dana tetap aman? Tenang, baca artikel ini sampai selesai dulu. Dijamin, kamu makin mantap untuk memanfaatkan koperasi sebagai institusi untik memulai investasimu.

Investasi di Koperasi Simpan Pinjam

Sejak lama, masyarakat mengenal Koperasi Simpan Pinjam sebagai sarana yang memudahkan urusan keuangan. Selain karena bunga administrasi yang rendah, suku bunga investasi di koperasi simpan pinjam termasuk lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga tabungan. Koperasi mudah ditemukan di mana saja, bahkan bisa dibilang, hampir tiap kelurahan memiliki Koperasi Simpan Pinjam. Namun, sebelum kamu memulain berinvestasi, pertimbangkan hal-hal berikut ini agar tak menyesal.

Kenali Ciri-ciri Koperasi Sehat

Demi ketenangan jiwa dan keamanan investasimu, hal paling utama dan terutama yang kamu lakukan sebelum memilih koperasi terbaik adalah mengenali ciri-ciri koperasi sehat. Paling tidak, ada 5 (lima) hal yang bisa menjadi kriteria untuk menentukan sehat tidaknya koperasi:

Artikel Terkait  Aim and shoot....or ask permission!

Legalitas

Legalitas dari pemerintah adalah syarat utama yang tak bisa ditawar untuk menentukan kesehatan koperasi. Sebelum mulai investasi di Koperasi Simpan Pinjam, kamu bisa menanyakan surat atau sertifikasi dari pemerintah untuk memastikan legal tidaknya sebuah koperasi.

Surat Sehat

Setelah mendapatkan kepastian legalitaas koperasi, kamu harus memastikan bahwa koperasi memiliki Surat Sehat yang diterbitkan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Menegah Republik Indonesia

RAT Berkala dan Rutin

Jika dua hal di atas sudah aman, kamu bisa melanjutkan pemeriksaan kesehatan koperasi melalui agenda Rapat Anggota Tahunan. Koperasi yang sehat menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan secara rutin dengan agenda yang jelas dan terdokumentasikan, serta mudah diakses oleh anggotanya.

Peringkat di Provinsi dan Nasional

Selain penyelenggaraan RAT secara berkala, koperasi yang sehat juga memiliki peringkat resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi Provinsi atau Kementerian Koperasi dan Usaha Menengah. Peringkat koperasi ini bisa diakses di Internet sehingga memudahkan calon investor dan calon anggota koperasi untuk menentukan pilihan.

Hasil Audit dari Auditor Independen

Syarat terakhir, koperasi sehat harus lolos audit dari Auditor Independen. Jika hasil audit bagus, tentu kamu tidak akan ragu untuk melakukan investasi di Koperasi Simpan Pinjam, kan?



Nah, jika kelima syarat di atas sudah dipenuhi oleh pilihan koperasimu, kamu bisa melanjutkan langkah untuk menentukan koperasi terbaik untuk investasimu dengan melakukan perbandingan berdasarkan hal-hal di bawah ini.

Investasi di koperasi Simpan Pinjam

Hasil Investasi | Christian Dubovan@Unsplash

Apa Saja Manfaat Investasi di Koperasi Simpan Pinjam

Setelah mengenali ciri-ciri koperasi yang sehat, kamu bisa mulai menyusun kandidat koperasi simpan pinjam berdasarkan manfaatnya. Cara paling mudah untuk membandingkan kelebihan antarkoperasi adalah dengan membuat tabel, sehingga kelebihan dan kekurangannya langsung bisa terlihat. Untuk membandingkan koperasi terbaik, kamu bisa menyusun perbandingan manfaat investasi di Koperasi Simpan Pinjam berdasarkan 5 (lima) kriteria di bawah ini:

Artikel Terkait  5 Jenis Investasi Online Modal 100 Ribu: Ada Emas!

 

Metode Buka Rekening

Kamu bisa menjadikan metode pembukaan rekening sebagai pertimbangan utama untuk memilih institusi terbaik untuk investasi di Koperasi Simpan Pinjam. Metode buka rekening secara konvensional, atau langsung datang ke kantor koperasi, masih menjadi pilihan utama bagi calon investor yang tidak terbiasa dengan platform online. Sebaliknya, jika kamu mengutamakan kepraktisan, pilih institusi yang menyediakan layanan buka rekening secara online, yang dilengkapi kemudahan verifikasi data.

Besaran Biaya Administrasi

Pertimbangan yang ketiga adalah besaran biaya administrasi. Memang, banyak koperasi menawarkan biaya administrasi sampai 0 rupiah. Ada juga koperasi yang menawarkan biaya administrasi dalam hitungan persen. Yang penting, kamu harus bisa membandingkan biaya administrasi dengan keamanan dan manfaat yang kamu dapatkan saat berinvestasi di koperasi.

Tingkat Bunga Simpanan Lebih Tinggi

Selain biaya administrasi, perbandingan manfaat investasi di Koperasi Simpan Pinjam bisa didasarkan dengan tingkat bunga simpanan. Tentunya, pertimbangan utama investasi adalah mendapatkan keuntungan sekian rupiah setelah menyimpan uang dalam periode tertentu. Nah, dengan tujuan tersebut, kamu bisa menaruh tingkat bunga dari beberapa opsi koperasi dan bank konvensional di tabel perbandingan.

Pilihan Tabungan Sesuai Tujuan Finansial

Setelah metode buka rekening, biaya administrasi, dan tingkat bunga, kamu bisa mempertimbangkan pilihan koperasimu berdasarkan kebebasan memilih tabungan. Kamu bisa menanyakan ragam tabungan apa saja yang ditawarkan oleh koperasi untuk disesuaikan dengan tujuan finansialmu. Misal, jika kamu berencana naik haji, apakah koperasi itu menyediakan tabungan haji? Atau jika niatmu hanya melakukan investasi di Koperasi Simpan Pinjam untuk liburan, apakah mereka menyediakan pilihan tabungan untuk kamu pilih sesuai budget dan durasi yang kamu kehendaki?



Fitur Tambahan

Terakhir, lihat apa saja fitur tambahan atau penawaran dari koperasi. Penawaran tambahan ini bisa berupa pemberian kartu ATM yang bisa dipakai tarik tunai tanpa biaya tambahan, aplikasi koperasi, atau hadiah jika simpanan mencapai nominal tertentu. Pintar-pintarlah mencari informasi tentang manfaat tambahan ini agar kamu bisa memaksimalkan fasilitas investasi di Koperasi Simpan Pinjam.

Artikel Terkait  3 Modem Wifi Tercepat dan Anti Lemot

 

Tertarik untuk Mulai Menyimpan Uang di Koperasi?

Sekarang, kamu sudah tahu ciri-ciri koperasi sehat. Kamu juga sudah bisa membuat tabel perbandingan untuk memilih koperasi terbaik agar hati dan pikiranmu tenang. Kamu masih nunggu apa lagi untuk mulai investasi di Koperasi Simpan Pinjam?

 

Leave your dotprints

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: